Minggu, 07 Februari 2010

Kiat Menjadi Guru Idola

SURABAYA — Bila guru memahami dan mengenal kepribadian anak, maka dengan mudah akan menjadi guru yang disenangi oleh siswa. Dia akan tampil menjadi guru idola, karena anak merasa dihargai dan merasa nyaman belajar.

“Karena perasaan nyaman tersebut, anak akan mengidolakan gurunya,” ujar brand manager Taro, Amalia Sarah Santi saat membuka acara workshop bagi para guru dan orangtua di hotel JW Marriot, Selasa (18/11).

Sarah menegaskan, anak adalah individu yang unik dan dalam keunikan itulah banyak kompetensi yang bisa diasah secara optimal. “Orang tua maupun guru perlu memahami dunai dan kepribadian anak untuk mengembangkan kompetensi mereka dengan cara yang menarik dan menantang, yang akhirnya meningkatkan minat mereka,” jelas dia.

Psikolog Lina Muksin punya pandangan lain. Menurutnya, tiap anak belajar dengan yang berbeda. Dia menyebutkan hasil sebuah riset yang menyatakan bahwa hasil belajar anak berhubungan erat dengan cara yang berbeda pada tiap siswa. “Dengan pendekatan pengajaran yang berorientasi pada anak, diharapkan guru mampu menyediakan pembelajaran yang tepat sesuai kebutuhan tiap siswa, sehingga tercipta suasana kegiatan belajar yang menarik, bebas dari kecemasan dan tekanan. Sehingga tercapai proses belajar mengajar yang efektif,” ungkap Lina.

Suasana belajar yang kurang kondusif dan penuh kecemasan dapat menyebabkan anak kehilangan motivasi belajar, mogok sekolah, dan mengundang masalah psikologis lainnya.

Lina menambahkan, metode pengajaran yang cenderung menyamaratakan anak, dapat merugikan proses belajar itu sendiri. Ini, lanjutnya, karena tidak semua anak tidak belajar dalam cara dan kece[patan yang sama, sehingga tujuan belajar dalam meningkatkan pengetahuan dan membangun pemahaman mengenai materi tidak optimal.

Lina mengenalkan metode Myers Briggs Type Indicator, yang mengklasifikasikan kepribadian kedalam skala preferensi. Menurutnya, tiap anak didik memiliki cara berbeda dalam sikap belajar. Dicontohkan, anak dengan kecenderungan ekstrovert, akan senang berinteraksi, mudah gaul dan menyenangi beragam kegiatan. Sedangkan anak yang introvet, lebih fokus pada satu kegiatan, senang lingkungan yang tenang dan senang belajar sendiri.

Sementara anak yang berkepribadian sensing (pengamat) senang bekerja dengan detil dan menyukai hal praktis. Tapi anak bertipe intuitive (penghayal) senang dengan tantangan dan hal baru, dan menyukai kegiatan imajinatif/berdaya cipta, kreatif dan penuh inspirasi. Sedangkan anak dengan tipe thinking (pemikir) dalam hal mengambil keputurusan lebih menggunakan logika, tegas, dan tidak sungkan mengkritik. Di sisi lain, anak dengan ciri feeling (perasa), lebih mempertimbangkan orang lain, suka dengan harmonisasi, dan sensitif terhadap kritikan.

Dengan beragam kepribadian anak seperti itu, Lina berharap para guru memahami kondisi kejiwaan siswa sehingga anak akan mampu berkompetensi sesuai dengan tipe masing-masing kepribadiannya.tok/pt

Sumber : Republika



logo PGM (Persatuan Guru Madrasah)

Program

PROGRAM UNGGULAN
a.Pendataan guru dan madrasah yang dimiliki Kantor Depag Kota Tasikmalaya
b.Kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi guru-guru madrasah.
c.Program peningkatan kesejahteraan guru-guru madrasah
d.Membangun komunikasi baik internal maupun eksternal organisasi.
e.Membangun jaringan komunikasi dan kerjasama dengan berbagai lembaga
f.Membangun jaringan komunikasi yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi

PROGRAM JANGKA PENDEK
a.Pembuatan data base guru madrasah
b.Sosialisasi dan pembentukan DPC PGM Kecamatan
c.Audensi dengan lembaga-lembaga terkait untuk mendapatkan pengakuan secara resmi
bahwa DPD PGM Kota Tasikmalaya adalah asset Kota Tasikmalaya.

PROGRAM JANGKA MENENGAH
a.Dilaksanakannya peningkatan kualitas sumber daya guru madrasah melalui diklat-
diklat guru madrasah dan terbentuknya MGMP atau KKG tiap satuan pendidikan.
b.Adanya peningkatan kesejahteraan guru madrasah

PROGRAM JANGKA PANJANG
Mewujudkan kualitas madrasah dan meningkatkan kesejahteraan guru madrasah yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah dan pemerintah pusat tiap tahunnya.

Dasar & Tujuan

DASAR
a.Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
b.Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
c.Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
d.Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Keagamaan
e.Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Persatuan Guru Madrasah

TUJUAN
a.Menumbuhkan sikap dan tekad kemandirian organisasi.
b.Mewujudkan tujuan dan fungsi organisasi.
c.Mengaktualisasikan PGM Kota Tasikmalaya dalam membangun dan mewujudkan kesejahteraan
masyarakat.
d.Meletakkan arah dan landasan bagi pengurus dan anggota PGM Kota Tasikmalaya.

Sabtu, 06 Februari 2010

Visi&Misi

VISI PGM KOTA TASIKMALAYA

“ TERWUJUDNYA GURU MADRASAH YANG BERKUALITAS, SEJAHTERA DAN BERMARTABAT”

MISI PGM KOTA TASIKMALAYA

1. Meningkatkan profesionalisme guru madrasah yang mampu berkompetisi
2. Membangun kerjasama yang baik dengan semua pihak.
3. Meningkatkan akhlakul karimah guru madrasah.

SUSUNAN DEWAN PENGURUS DAERAH

I. DEWAN PEMBINA

1. Walikota Tasikmalaya.

2. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya

3. Kepala Kantor Departemen Agama Kota Tasikmalaya

4. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya

5. Ketua Umum MUI Kota Tasikmalaya

6. Ketua Umum Dewan Pendidikan Kota Tasikmalaya

II. DEWAN PENASEHAT

1. Kepala Seksi Mapenda Islam Kandepag Kota Tasikmalaya

2. Kepala Seksi PK Pontren Penamas Kandepag Kota Tasikmalaya

3. Ketua Pokjawas Penda Islam Kandepag Kota Tasikmalaya

4. Kabag Kesra Setda Kota Tasikmalaya

5. DR. KH. Muhsin An Sadilie, M.Si

6. Nurul Awwalin, S.Ag, M.Si.

7. Drs Kamaludin

8. KH. Acep Mubarok, Lc

9. KH. Aminudin

10. Drs H A. Fathoni, MM

11. Drs H Omis

12. Drs Endang Furkon

13. Dra Hj.Ai Lathofah, M.Pd

14. Dudu Rohman, S.Ag. M.Si

III. DEWAN PENGURUS DAERAH

A. PENGURUS HARIAN

Ketua Umum : Iwan Ridwan Hadiansah, S.Ag, M.Si

Ketua I : Dra, Iis Nurhayati

Ketua II : Drs, Agus Sugilar

Ketua III : Drs, Ahmad Syafii

Ketua IV : Dra, Euis Nunung.

Sekretaris Umum : Asep Marpudin, S.PdI

Sekretaris I : Dedi Supriyadi, S.Pd

Sekretaris II : Dra Wati Herawati, S.Pd

Bendahara Umum : Yiyin, S.Ag

Bendahara I : Dra. Hj. Titim Patimah

Bendahara II : Nanan, S.Pd

B. BIDANG-BIDANG

1. Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia

a. Dindin Burhani, S.Ag, S.Pd, M.Ag

b. Drs H Uton Aminudin

c. Arip Riva’i, S.PdI

d. Kokom Komariyah, S.PdI

e. Nurjenal Muttaqin, S.Pd

2. Bidang Organisasi dan Profesi

a. Dodo Murtadho, S.Pd

b. Asep Saepul Mikdar, S.Ag

c. Hendrayana, S.PdI

d. Noneng Badriyah,A.Ma

e. Haidar Burhan, S.Pd

3. Bidang Usaha dan Kesejahteraan Sosial

a. Dodo Suryawadi, S.Pd

b. Dra Hj Nonoy Kusmawati

c. Jamaludin, S.PdI

d. Dra Neneng

e. Jajang Fajar Firdaus, S.Ag.

4. Bidang Hubungan Kerjasama dan Informasi

a. Masluh AZ, S.Pd

b. Arif Bastaman, S.Ag

c. Asep Iwan, S.Ag

d. Eman S, S.Ag

e. Jajat Munajat

5. Bidang Advokasi dan Perlindungan Hukum

a. H Irvan Hilmi, Lc, M.Ag

b. Hasan Sanusi, S.Ag, M.Si

c. Yana, SH

d. Uu Bustanul Ulum, S.Ag

e. Junjun Mulyana, S.HI

6. Bidang Pemberdayaan Perempuan

a. Ina Muthmainnah, S.Pd

b. Dra, Hj Ninah

c. Dra, Iis Nurlela.

d. Imas Mastini, S.PdI

7. Bidang Olahraga dan Kesenian

a. Dindin Sandiyana, S.Pd

b. Ghofur, S.Pd

c. Iip Samsul Ma’arip, S.Pd

d. Tutin, S.PdI

e. Haris, S.Pd

PENDAHULUAN

Persatuan Guru Madrasah (PGM) sebagai organisasi profesi bertujuan meningkatkan kualitas madrasah secara umum dan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia/guru pada khususnya serta meningkatkan kesejahteraan guru baik material maupun non material di era otonomi daerah dituntut bekerja lebih keras lagi agar mampu berperan aktif dalam pembangunan di Kota Tasikmalaya, sehingga terwujud masyarakat Kota Tasikmalaya yang maju dengan memiliki wawasan, sikap dan karakter , mentalitas serta nilai-nilai kondusif bagi proses perubahan dan kemajuan.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com